You Are What You Eat !!

Kondisi tubuh kita ditentukan oleh asupan nutrisi. Bila ada gangguan pencernaan, sebagian makanan bisa masuk aliran darah dan akan berkembang menjadi reaksi imun dan menyebabkan berbagai gejala klinis.

Oleh Karena itu perlu diidentifikasi makanan yang menyebabkan reaksi imun. Makanan tersebut dikurangi atau diganti dengan makanan serupa untuk memastikan diet seimbang. Sebagai tambahan nutrisi, PROBIOTIK dan PREBIOTIK membantu memperkuat mikrobiom.

Lineation memiliki layanan Laboratorium yang memeriksa Food Sensitivity agar kita dapat melakukan tindakan preventif terhadap penyakit yang di miliki.

Perbedaan antara Alergi (IgE) dan Food Sensitivity (IgG)

Alergi (IgE) adalah reaksi sistem kekebalan tubuh manusia terhadap benda terstentu, yang seharusnya tidak menimbulkan reaksi di tubuh orang lain.

Sedangkan Food Sensitivity (IgG) adalah kepekaan seseorang terhadap jenis makanan tertentu yang menimbulkan reaksi munologis yang dapat mengganggu kesehataannya; reaksinya biasa terjadi beberapa jam atau hari kemudian.

Food Sensitivity Test

Penyakit kronis sering kali disebabkan oleh reaksi sistem imun tubuh kita yang dipic oleh makanan yang kita konsumsi. Reaksi sistem imun yang disebabkan oleh akanan disebut Food Sensitivity. Food Sensitivity dapat menyebabkan beberapa gejala di bawah ini:

  • ADHD (Attention-deficit Hyperactivity Disorder)
  • Asma
  • Autisme
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Diabetes
  • Gluten Sensitivity
  • Migran
  • Merasa selalu kecapean dan kelelahan
  • Penyakit Auto Immune seperti Lupus, Celiac, Psoriaris, Vitiligo, dll
  • Penyakit gangguan pencernaan (IBS – Irritable Bowel Syndrome)
  • Berat badan tinggi
  • Penyakit kulit

Perbedaan antara Food Detective & Food Print

Food Detective dan Food Print adalah tes unik untuk mendeteksi makanan yang menimbulkan masalah bagi tubuh kita.

Food Detective adalah tes kualitatif pertama di dunia untuk mendeteksi antibodi IgG di dalam darah.

Food Print adalah tes laboratorium yang memanfaatkan dan mengukur antibodi IgG dari 220 jenis makanan dalam darah.

Food Detective mendeteksi reaksi atas makanan-makanan di bawah ini:

  • Sereal
  • Kacang-kacangan
  • Daging
  • Ikan
  • Sayuran
  • Buah-buahan
  • Lainnya

 

WhatsApp Chat langsung Whatsapp